Jumat, 09 Januari 2015

AIK 1

》Akhlak adalah watak perangai, budi pekerti, atau sikap yang tertanam dalam jiwa yang melahirkan perbuatan-perbuatan tertentu secara spontan dan konstan

Perbedaan Akhlak, moral dan etika
1. Etika bersumber dari hukum adat-istiadat, sehingga jangkauan hukumnya adalah masyarakat adat tertentu.
2. Moral bersumber dari undang-undang suatu negara, jangkauan hukumnya adalah penduduk suatu negara tertentu
3. Akhlak bersumber dari alquran da as-sunnah, sehingga jangkauan hukumnya adalah seluruh umat manusia dari negara manapun

Hubungan Aqidah, ibadah dengan Akhlak: satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan antara satu dengan yang lain. Aqidah itu sebagai dasar keyakinan, menjadi pondasi dalam islam, ibadah itu sebagai syariat yang ditegakan, yang menjadi indikator dari iman seseorang, kemudian Akhlak merupakan sistem nilai perilaku seseorang yang menyatakan dirinya beriman dan telah melaksanakan ibadah, disinilah letak arah dan tujuan yang hendak dicapai oleh agama

Akhlak Mahmudah ialah semua sikap yang diperintahkan oleh alquran dan sunnah
1. Akhlak terhadap Allah: sikap perilaku seorang hambah kepada Allah sebagai khalik yaitu:
a. Taat terhadap perintah Allah b. Bertawakal kepada Allah c. Cinta kepada Allah d. Syukur kepada Allah e. Baik sangka kepada Allah
2. Akhlak kepada pribadi : sifat yang menyangkut peribadi sesorang yang harus dilatih dan dibina seperti siddik (jujur), Amanat, sabar (pengendalian diri), Tawaduk(rendah hati), menahan hawa nafsu dan menahan amarah

Akhlak Mazmumah ialah semua sikap atau perilaku yang dilarang oleh alquran dan as-sunnah
1. Akhlak terhadap Allah : durhaka kepada Allah, kufur nikmat dan putus asah dengan rahmat Allah
2. Akhlak kepada masyarakat : bersikap masa bodoh, sikap bermusuhan, bersikap tidak peka dan bersikap mengejek

AIK 1

》Manusia membutuhkan Agama
sebagaimna firman Allah:
"Dan ingatlah ketika tuhanmu mengeluarkan dari sulbi (tulang belakang) anak cucu adam keturunan mereka dan Allah mengambil kesaksian terhadap roh mereka [seraya berfirman]:   Bukankah aku ini tuhanmu? Mereka menjawab betul (engkau tuhan kami) kami bersaksi. [al A'raf:172]"

Sesungguhnya manusia itu secara fitrah telah mengakui adanya Allah, dengan demikian berarti setiap jiwa hakekatnya membutuhkan Agama yang meliputi: Aqidah, ibadah, akhlak dan mu'amalah.

》As-sunnah : jalan yang lurus dan berkesenambungan, yang baik atau yang buruk
Hadist : segala sesuatu yang disandarkan kepada Nabi Saw dari perkataan, perbuatan, taqriri atau sifat
Khabar  adalah sinonim dari hadist
Atsar : sisa atau peninggalan sesuatu

Bentuknya:
1. Qauli : berupa perkataan Nabi saw
2. Fi'li : seluruh perbuatan yang dilaksanakan oleh nabi
3. Taqriri : perkataan atau perbuatan sahabat yang diakui atau yang disetujui oleh nabi saw, hukum nya sama dengan perkataan atau perbuatan nabi sendiri.

Kualitasnya:
Dha'if ialah hadist yang tidak terhimpun padanya sifat-sifat hadist shahih dan hasan.
Kriteria hadist dhaif:
1. Sanad hadist itu terputus
2. Terdapat caca pada perawi  dan matan hadist itu

IJTIHAD : berusaha sekeras-kerasnya untuk membentuk nilai yang bebas sesuatu masalah
hukum berdasarkan isyarat" alquran dan sunnah.
Qiyas : menerapkan hukum perbuatan tertentu kepada perbuatan lain yang memiliki kesamaan

》Aqidah : sejumlah kebenaran yang dapat diterima secara umum oleh manusia berdasarkan fitrah, akal dan wahyu yang dipatrikan di dalam hati, diyakini keshahihannya dan ditolak kebenaran selainnya.

TAUHID ialah meyakini kèesaan Allah dalam Rubbiyah, ikhlas beribadah kepadanya, serta menetapkan baginya nama" dan sifat"nya
Tauhid Rububiyah ialah mengesakan Allah SWT dalam segala perbuatannya, dengan menyakini bahwa dia sendiri menciptakan segenap makhluk
Tauhid Uluhiyah yaitu tauhid ibadah, ilah maknya adalah yang disembah

Unsur-unsur syahadat:
1. Terhadap hati : hati yang diberi identitas syahdatain akan melahirkan keyakinan yang benar dan akan melahiran motivasi yang ikhlas
2. Terhadap akal : akal yang diberi identitas syahadatain, akan melahirkan pikiran yang islami
3. Terhadap jasad : akan melahirkan amal shalih sebagai ketetapan hati dan rancangan akal pikiran.

Cara merealisasikan syahadat dalam kehidupan :
1. Melanyapkan kepercayaan" terhadap selain Allah
2. Menanamkan semangat berani menghadapi maut
3. Memberikan ketenangan jiwa
4. Membuat kehidupan merasa lebih baik
5. Melahirkan sikap ikhlas dalam beramal
6. Memberikan keberuntungan lahir dan batin